ORBITUARI

Posted on Mei 21, 2014

0


DSCF1093Tersenyumlah kau di surga
Setelah puluhan tahun silam
Wajahmu terbenam dalam peluh yang bercucuran
Menyambut kelahiran sepuluh amanat Tuhan yang dititipkan dari dalam rahimmu

Tersenyumlah kau di surga
Setelah asi yang tersimpan di dalam payudaramu kau kuras habis
Untuk menumbuhkembangkan jiwa raga mereka meski satu di antaranya meregang sebelum dewasa

Tersenyumlah kau di surga
Setelah bahu kecilmu lelah payah
Menahan selendang meninabobokkan amanat yang belum dapat dipapah jalan

Tersenyumlah kau di surga
Setelah otak di dalam tempurung kecilmu kau peras tuntas
Mengantarkan sembilan satria pada gerbang kedewasaannya

Tersenyumlah kau di surga
Setelah sekian lama di setiap sepertiga malam purna
mulutmu tak henti bermunajat doa
tanganmu tak lelah menengadah agar dikarunia ijabah

tersenyumlah kau di surga
memandangi kami yang mulai mandiri dan memikul amanat putra-putri

tersenyumlah kau di surga, bunda.

Jogja, 21-05-14

Posted in: Poem and Poetry